Minggu, 26 Juli 2009

Kenapa Kita Islam?

Belum lama ini, ada seseorang yang mengajukan pertanyaan tersebut kepada saya. Bagi saya pribadi, pertanyaan seperti itu bisa dijawab dengan dua cara, yaitu dengan jawaban singkat atau jawaban panjang.

Dengan cara pertama, saya cukup mengatakan: “Saya memeluk Islam karena menurut saya Islamlah agama yang paling benar.” Just it!! Tetapi apakah jawaban seperti itu bisa diterima semua orang? Tentu tidak, apalagi bagi orang yang lebih mengedepankan logika daripada keyakinan. Bila dijawab dengan jawaban panjang, bagi saya jawaban untuk pertanyaan seperti itu mungkin tidak bisa seluruhnya dimuat oleh website ini yang kapasitasnya sangat terbatas. Tentunya ini bukan omong kosong belaka. Sebab, meskipun pertanyaan tersebut sangat singkat dan hanya terdiri dari tiga kata, tetapi ia merupakan pertanyaan yang sangat mendasar dan terkait dengan sejumlah hal, terutama bagi orang yang memeluk Islam bukan hanya karena faktor keturunan, melainkan karena adanya faktor spiritual yang melatarbelakanginya. Saya yakin, setiap orang akan memberikan jawaban yang intinya sama tetapi dengan ulasan yang berbeda-beda.

Di kalangan umat Islam, memang tidak sedikit orang yang memeluk Islam hanya karena faktor keturunan saja. Artinya, dia beragama Islam karena kedua orangtuanya atau salah satunya beragama Islam, sehingga dia ikut menjadi pemeluk salah satu agama samawi tersebut. Ketika ditanya mengapa memeluk Islam, mungkin mereka hanya menjawab: “Memang sudah dari sono-nya begitu.”

Tetapi tidak sedikit pula orang yang memeluk agama Islam karena faktor pengalaman spiritual tertentu atau karena faktor pemahamannya terhadap Islam. Biasanya mereka memiliki komitmen keagamaan yang lebih tinggi dibanding kelompok pertama. Karena faktor keterbatasan, di sini saya hanya akan menjawab pertanyaan tersebut dari satu sisi saja. Mungkin saudara-saudara sekalian yang ingin memberikan kontribusi (komentar) bisa menambahkan dari sisi yang lain.

Terus terang, sebelum mempelajari Islam lebih dalam, saya memang termasuk kelompok pertama yang hanya memeluk Islam karena faktor keturunan saja. Tetapi setelah mendalami ilmu-ilmu Islam, terutama ilmu tafsir Al-Qur`an, saya semakin yakin bahwa hanya Islamlah agama yang benar di muka bumi ini. Belum lagi dengan pengalaman spritual dan pengalaman hidup saya yang tidak akan saya ceritakan di sini.

Mungkin alasan yang akan saya sampaikan hampir sama dengan apa yang baru saja disampaikan oleh seorang wanita Katolik yang telah memeluk Islam, seperti dimuat di situs Republika Online (www.republika.co.id). Kutipannya sebagai berikut:

“Saya mulai membaca Al-Quran dan mencari informasi tentang Islam melalui internet. Saya ingat apa yang saya rasakan saat pertama kali membaca Al-Quran insting saya mengatakan itu bukan buatan tangan manusia; Al-Quran di luar kemampuan manusia. Hal ini bebeda sekali dengan yang saya rasakan saat membaca Al-Kitab, saya merasa hanya kumpulan cerita yang ditulis oleh seorang laki-laki. Belum lagi fakta bahwa Al-Quran hanya ada satu versi yang tidak berubah sejak diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW. Namun, itu bukanlah satu-satunya yang membuat saya kagum.

Saya merasa nyaman dengan semua yang saya pelajari tentang Islam. Hal inilah yang mendorong saya untuk lebih mendalami Islam. Yang terpenting, saya telah menemukan jawaban atas dua masalah utama agama di masa lalu (hanya mau menyembah satu Tuhan dan aturan jelas). Islam merupakan agama tauhid yang mana umat Islam hanya menyembah Allah dan tidak menyekutukannya. Umat Islam juga wajib mengikuti Al-Quran dan Sunnah juga yang memberikan aturan dan cara hidup yang lengkap. Akhirnya, saya tahu persis apa yang saya harus lakukan untuk menjadi seorang Kristen yang baik, yakni saya harus menjadi seorang Muslimah.” Untuk memabaca selengkapnya kisah wanita tersebut, klik: http://www.republika.co.id/berita/64102/Dari_AS_ke_Mesir_Wanita_Katolik_Menemukan_Islam

Ya, alasan seperti itu sangat masuk akal. Sebab, bila seseorang benar-benar mendalami dan menghayati Al-Qur`an, maka saya yakin kesimpulan yang sama akan diperolehnya. Yaitu, bahwa Al-Qur`an yang menjadi Kitab Suci bagi umat Islam bukanlah rekayasa tangan manusia, atau buatan Nabi Muhammad. Al-Qur`an tidak mungkin hasil karya manusia, apalagi Nabi Muhammad yang dikenal sebagai orang yang ummi (buta huruf). Banyak faktor yang menyebabkan kita harus mengambil kesimpulan seperti itu. Dalam kajian Ilmu Tafsir atau Ulumul Qur`an, hal-hal tersebut disebut dengan i’jaazul Qur`an (kemukjizatan Al-Qur`an) yang memiliki beberapa segi, baik dari segi keindahan bahasanya, kehebatan maknanya, ataupun dari segi-segi lainnya. Kemukjizatan Al-Qur`an ini akan terus ada dan akan tetap terjaga sampai kapanpun.

Salah satu segi kemukjizatan Al-Qur`an itulah yang menyebabkan Umar masuk Islam. Padahal, sebelumnya Umar dikenal sebagai orang yang sangat anti terhadap Islam. Bahkan, dia pernah berniat membunuh Nabi Muhammad saw.. Baca selengkapnya di link berikut: http://mediasilaturahim.com/?p=548

Dari kesimpulan di atas, maka orang-orang yang meyakini keyakinan seperti itu -termasuk wanita Katolik yang masuk Islam tersebut- akan mengatakan bahwa agama yang memiliki Kitab Suci seperti itu bukanlah sembarang agama, melainkan agama yang benar-benar diturunkan oleh Allah dan diakui sebagai agama yang benar. Menurut logika, tidaklah mungkin bila agama yang memiliki kitab yang lain daripada kitab-kitab yang dimiliki agama-agama lain, bukan merupakan agama yang benar di mata Allah swt., Dzat yang telah menciptakan manusia dan telah menurunkan agama-agama Samawi (agama-agama langit) sebelum Islam. Mudah-mudahan penjelasan di atas dapat bermanfaat….Bila ada yang ingin memberikan komentar, tanggapan ataupun pemikiran, saya persilahkan. Tetapi dengan catatan, tetap menjaga nilai-nilai kesopanan yang dapat menunjang ukhuwah (persaudaraan) di antara umat Islam. Wallaahu A’lam….

- Untuk download kisah wanita Katolik yang masuk Islam, klik link berikut:

http://www.ziddu.com/download/5758904/DariASkeMesirWanitaKatolikMenemukanIslam.txt.html

- Untuk download artikel berjudul “Urgensi Al-Qur`an Bagi Kehidupan Manusia”, klik link berikut:

http://www.ziddu.com/download/5758924/UrgensiAl-QuranBagiKehidupanManusia.txt.html

- Untuk download artikel berjudul “Keindahan Al-Qur`an Luluhkan Hati Umar”, klik link berikut:
http://www.ziddu.com/download/5758932/KeindahanAl-QuranMeluluhkanHatiUmar.txt.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terima kasih atas komentar Anda